Senin, 06 Agustus 2012


Pakai Legging dan Berseluar Ketat Bersama Tudung Mencemarkan Imej Islam.

Pemandangan wanita bertudung dengan seluar ketat, baju ketat, baju nipis dan singkat sudah menjadi halua mata setiap hari apabila kita bersiar di Pasaraya atau di Pusat Pengajian Tinggi. Tak kurang juga pakaian wanita yang bertudung lebih seksi daripada wanita tidak bertudung. Tidak kurang juga wanita bertudung lebih teruk perangainya daripada wanita tidak bertudung.

Tanda Benarnya Sabda Rasulullah S.A.W..

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,:“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)


BERTUDUNG IKUT SYARIAT ATAU IKUT FESYEN SEMATA-MATA?

Bila wanita menjaga auratnya dari pandangan lelaki bukan mahram, bukan sahaja dia menjaga maruah dirinya, malah maruah wanita mukmin keseluruhannya.Harga diri wanita terlalu mahal. Ini kerana syariat telah menetapkan supaya wanita berpakaian longgar dengan warna yang tidak menarik serta menutup seluruh badannya dari kepala hingga ke kaki.

Kalau dibuat perbandingan dari segi harta dunia seperti intan dan berlian, ianya dibungkus dengan rapi dan disimpan pula di dalam peti besi yang berkunci.
Begitu juga diumpamakan dengan wanita, kerana wanita yang bermaruah tidak akan mempamerkan tubuh badan di khalayak umum.

Mereka masih boleh tampil di hadapan masyarakat bersesuaian dengan garisan syarak.Wanita tidak sepatutnya mengorbankan maruah dan dirinya semata-mata untuk mengejar pangkat, darjat, nama, harta dan kemewahan dunia.

Menyentuh berkenaan pakaian wanita, Alhamdulillah sekarang telah ramai wanita yang menjaga auratnya, sekurang-kurangnya dengan memakai tudung.Dapat kita saksikan di sana sini wanita mula memakai tudung..Pemakaian tudung penutup aurat sudah melanda dari peringkat bawahan hingga kepada peringkat atasan.Samada dari golongan pelajar-pelajar sekolah hinggalah kepada pekerja-pekerja pejabat-pejabat.

Walaupun pelbagai gaya tudung diperaga dan dipakai, namun pemakaiannya masih tidak lengkap dan sempurna.Masih lagi menampakkan batang leher, dada dan sebagainya.Juga ada yang memakai tudung, tetapi pada masa yang sama memakai kain belah bawah atau berseluar ketat dan sebagainya.Pelbagai warna dan pelbagai fesyen tudung turut direka untuk wanita-wanita Islam kini.

Ada rekaan tudung yang dipakai dengan songkok di dalamnya, dihias pula dengan kerongsang (broach) yang menarik.Malah labuci warna-warni dijahit pula di atasnya.Dan berbagai-bagai gaya lagi yang dipaparkan dalam majalah dan surat khabar fesyen untuk tudung.

Rekaan itu kesemuanya bukan bertujuan untuk mengelakkan fitnah, sebaliknya menambahkan fitnah ke atas wanita.Walhal sepatutnya pakaian bagi seorang wanita mukmin itu adalah bukan sahaja menutup auratnya, malah sekaligus menutup maruahnya sebagai seorang wanita.

Iaitu pakaian dan tudung yang tidak menampakkan bentuk tubuh badan wanita, dan tidak berhias-hias yang mana akan menjadikan daya tarikan kepada lelaki bukan mahramnya.Sekaligus pakaian boleh melindungi wanita dari menjadi bahan gangguan lelaki yang tidak bertanggungjawab.

Bilamana wanita bertudung tetapi masih berhias-hias, maka terjadilah pakaian wanita Islam sekarang walaupun bertudung, tetapi semakin membesarkan riak dan bangga dalam diri.Sombong makin bertambah, lalu jalan mendabik dada.Terasa tudung kitalah yang paling cantik, up-to-date, sofistikated, bergaya, ada kelas dan sebagainya.Bertudung, tapi masih ingin bergaya.

Kesimpulannya, tudung yang kita pakai tidak membuahkan rasa kehambaan.Kita tidak merasakan diri ini hina, banyak berdosa dengan Tuhan mahupun dengan manusia.Kita tidak terasa bahawa menegakkan syariat dengan bertudung ini hanya satu amalan yang kecil yang mampu kita laksanakan.Kenapa hati mesti berbunga dan berbangga bila boleh memakai tudung?

Ada orang bertudung tetapi lalai atau tidak bersembahyang.Ada orang yang bertudung tapi masih lagi berkepit dan keluar dengan teman lelaki.Ada orang bertudung yang masih terlibat dengan pergaulan bebas.Ada orang bertudung yang masih menyentuh tangan-tangan lelaki yang bukan mahramnya.
Dan bermacam-macam lagi maksiat yang dibuat oleh orang-orang bertudung termasuk kes-kes besar seperti zina, khalwat dan sebagainya.

Jadi, nilai tudung sudah dicemari oleh orang-orang yang sebegini.Orang Islam lain yang ingin ikut jejak orang-orang bertudung pun tersekat melihat sikap orang-orang yang mencemari hukum Islam.

Boleh dikatakan setiap hari kaum lelaki berperang dengan nafsu, sakit jiwa dan mental dibuatnya boleh dikatakan setiap hari hidup ni berhadapan dengan perempuan-perempuan yang menghairahkan depan belakang kanan kiri.

Bagaimana lelaki-lelaki ISLAM di luar sana mahu menahan nafsu..?
Bila tengok perempuan ISLAM pakai ketat dan seksi?

Andai saja wanita mengerti apa yang di pikirkan seorang laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka pasti tak mau tampil seperti itu lagi. Kecuali, bagi mereka yang memang sudah punya niat untuk menarik lelaki dengan aset berharga yang mereka ada.
Menjadi Anak Muda Yang Diprioritaskan Oleh Orang Tua Yang Senior, Kaya, Dan Powerful.

Untuk kawan-kawan yang ingin menjadi pribadi pilihan utama bagi senior kita yang hebat, ini caranya:


1. Membungkuklah dengan penuh hormat saat bertemu mereka, sambil menyebut nama mereka seperti Anda seorang panglima muda menyebut nama raja.

2. Berdirilah dengan tegap di hadapan mereka, seperti sedang menjaga keselamatan mereka, dan seperti siap untuk diperintahkan untuk melakukan sesuatu.

3. Melangkahlah dengan gagah dan santun saat Anda menjulurkan tangan untuk menjabat tangan mereka.

4. Sebutlah nama Anda dengan jelas dan cukup lantang, tidak terlalu keras, dan jangan lemah, dan dengan rasa bangga dengan nama Anda.

5. Usahakan diam saat berada dalam kehadiran mereka. Berbicara hanya jika ditanya.

6. Berdiri atau duduklah dengan tegap. Jangan taruh tangan Anda di meja, kecuali jika Anda diijinkan untuk duduk lebih santai. Tapi jangan pernah taruh sikut Anda di atas meja.

7. Berdirilah sebelum mereka berdiri. Dan jangan duduk sampai mereka duduk lagi.

8. Usahakan sejauh mungkin tidak memesan makanan, walaupun mereka menyuruh Anda memesan makanan. Jika harus pesan, pesanlah minuman yang paling sederhana.

9. Berfokuslah pada memperhatikan dan mendengarkan mereka, daripada sibuk makan.

10. Orang senior sangat peka memperhatikan cara Anda makan.

Minggu, 05 Agustus 2012

Alkisah, ada seorang perempuan muda yang bekerja di salah satu salon kecantikan papan atas di New York, yang sering dikunjungi oleh kalangan atas dan selebritis. Suatu hari dia terkagum-kagum melihat pakaian seorang pelanggan kaya yang sedang berkunjung ke salon tempatnya bekerja. Rasa ingin tahunya langsung muncul, dan lalu bertanya dengan pertanyaan spontan, "Di mana Ibu membeli pakaian Ibu ini, ya?"
Pelanggan kaya itu menatap dirinya dengan sikap dingin dan tatapan tajam. Dan dengan ketus, dia menjawab, "Untuk apa kamu mau tahu di mana saya membelinya? Kalau saya katakan, toh kamu tidak akan sanggup membelinya."
Mendengar kata-kata hinaan itu, si pekerja salon melangkah pergi dengan wajah merah padam. Perasaannya terluka, tapi batinnya berbicara, "Saya berjanji suatu hari saya pasti bisa mendapat semua seperti yang dipunya wanita kaya itu: perhiasan, rumah mewah, uang yang banyak. Mulai sekarang tidak akan ada lagi orang yang berkata seperti itu pada saya."
Tahun demi tahun pun berlalu. Di berbagai surat kabar mulai terpampang foto-foto si pekerja salon tadi bersama orang-orang top dunia, seperti Pangeran Charles, Putri Grace dari Monaco, Rose Kennedy, TC Cooke, dan lainnya.

Pekerja salon itu adalah Estee Lauder (1906-2004). Bisa dibilang, pada masa hidupnya, ia adalah salah satu wanita terkaya di dunia dan merupakan pionir dalam industri kecantikan dunia. Perusahaan Estee Lauder Companies miliknya dibangun pertama kali bersama suaminya Joseph Lauder. Perusahaan ini adalah induk dari berbagai merek kosmetik dan fashion bergengsi. Contohnya, Donna Karan Cosmetics, Tommy Hilfiger Toiletries, Aramis, Clinique, dan Mac. Produk-produk Estee Lauder Companies dijual di lebih dari 130 negara di lima benua. Mengenai kisah suksesnya, Estee berulang kali mengatakan, "Saya bisa berhasil tidak hanya dengan berdoa atau berharap, tapi juga dengan bekerja."
*** 
Kisah Estee Lauder di atas menegaskan betapa sebuah hinaan atau cercaan itu sebenarnya bisa memberikan manfaat besar bagi hidup kita. Estee Lauder telah membuktikannya. Dia mampu mengubah perasaan negatifnya terhadap wanita yang menghinanya menjadi motivasi besar dirinya untuk meraih sukses.
Jika ada orang yang meremehkan atau menghina kita, biarkan saja. Tapi, jangan sampai kita kehilangan rasa percaya diri dan meratapi diri kita atas hinaan itu, apalagi menyimpannya menjadi dendam hingga mengharapkan hal-hal buruk terjadi pada orang yang menghina kita. Seperti yang dilakukan Estee Lauder, kita juga bisa mulai belajar untuk mengubah kata-kata negatif sebagai "pelecut" semangat kita untuk meraih keberhasilan yang lebih besar. Salam Sukses Luar Biasa!
Alkisah, ada seorang gadis yang bisa melakukan apa saja yang dia inginkan. Yang perlu dilakukannya hanya memilih hal yang ingin dikerjakan dan berfokus. Suatu hari, duduklah dia di depan sebingkai kanvas kosong dan mulailah dia melukis. Setiap goresan di atas kanvas terlihat lebih sempurna, lambat-laun membentuk sebuah mahakarya yang tanpa cacat. Saat lukisannya selesai dikerjakan, gadis itu memandang hasil karyanya dengan bangga dan tersenyum puas.

Lukisan yang baru saja dibuatnya menegaskan bahwa si gadis memang punya bakat melukis. Dia seorang seniman, dan dia sendiri juga menyadarinya. Tapi sesaat setelah lukisannya jadi, si gadis menjadi cemas dan cepat-cepat bangkit berdiri. Karena dia sadar meski dia mampu berbuat apa pun di dunia ini sesuai keinginannya, dia hanya menghabiskan waktunya menggerakkan dan menggoreskan tinta di atas sebingkai kanvas.

Dia merasa masih ada banyak hal di dunia ini yang bisa dilihat dan dilakukannya, ada begitu banyak pilihan. Dan jika akhirnya dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang lain dengan hidupnya, maka waktu yang dihabiskannya untuk melukis akan menjadi sia-sia. Si gadis melihat sekilas hasil karyanya untuk terakhir kalinya, dan berjalan keluar di tengah cahaya bulan. Ketika dia berjalan, dia juga berpikir. Lalu, dia berjalan lagi dan lagi.

Selagi berjalan, si gadis tidak memperhatikan awan dan bintang di langit yang berusaha memberi isyarat padanya, karena dia terlalu sibuk dengan keputusan penting yang harus dibuatnya. Dia harus memilih satu hal yang akan dikerjakannya di antara banyak kemungkinan yang ada di dunia. Haruskah dia belajar kedokteran? Atau mendesain bangunan? Atau mengajar anak-anak? Dia benar-benar bingung.

Dua puluh lima tahun kemudian, gadis itu mulai menangis. Karena dia menyadari selama ini dia sudah menempuh perjalanan yang sangat panjang. Selama bertahun-tahun itu pula, dia menjadi begitu tergoda pada segala kemungkinan yang bisa dilakukannya tapi akhirnya tak satu pun yang berarti yang telah dilakukannya. Dan akhirnya, dia menyadari bahwa hidup itu bukanlah tentang kemungkinan (segala hal itu mungkin). Hidup itu tentang menentukan sebuah pilihan (memutuskan melakukan sesuatu yang benar-benar disukai).

Maka gadis itu, yang sudah bertambah dewasa, membeli sejumlah kanvas dan cat lukis dari toko barang kerajinan. Lalu, dia mengarahkan mobilnya menuju taman terdekat, dan mulai melukis. Satu goresan dengan indah berlanjut ke goresan berikutnya sama seperti yang pernah dihasilkannya bertahun-tahun lalu. Siang berganti malam, dan si gadis masih saja terus melukis. Karena dia akhirnya sudah membuat suatu keputusan. Dan masih ada cukup waktu yang tersisa untuk bersuka-ria dengan keajaiban dalam hidup ini.
Sama seperti gadis dalam kisah di atas, sebagian kita sering kali hanya berjalan keliling tanpa tujuan. Kita seakan sibuk dengan berbagai hal, tapi tak satu pun yang benar-benar berarti dan bermakna. Akhirnya, apa pun yang kita peroleh terasa hampa dan tidak memuaskan hati. Maka, mari kita berhenti sejenak untuk merenungkan apa tujuan sejati kita dalam hidup ini? Apa yang benar-benar menggerakkan hati kita? Jika sudah mendapatnya, berfokuslah pada tujuan itu.
1. Jika kita memelihara kebencian & dendam maka seluruh waktu dan pikiran yang kita miliki akan habis, dan kita tidak akan pernah menjadi orang yang produktif.

2. Kekurangan orang lain adalah ladang pahala bagi kita untuk memaafkannya dan mendoakannya.

3. Bukan gelar atau jabatan yang menjadikan orang menjadi mulia. Jika kualitas pribadi buruk, semua itu hanyalah topeng tanpa wajah.

4. Ciri seorang pemimpin yang baik akan nampak dari kematangan pribadi, buah karya, serta integrasi antara kita dengan perbuatannya.

5. Jika kita belum bisa membagikan harta, kalau kita tidak bisa membagikan kekayaan.. maka bagikanlah contoh kebaikan.

6. Jangan pernah menyuruh orang lain sebelum menyuruh diri sendiri; jangan pernah melarang orang lain sebelum melarang diri sendiri.

7. Pastikan kita sudah bersedekah hari ini, baik dengan materi, dengan ilmu, tenaga, atau minimal dengan seyuman yang tulus.

8. Para pembohong akan dipenjara oleh kebohongannya sendiri, sementara orang yang jujur akan menikmati kemerdekaan dalam hidupnya.

9. Bila memiliki banyak harta, kita akan menjaga harta. Namun jika kita memiliki banyak ilmu, maka ilmulah yang akan menjaga kita.

10. Kalau hati kita bersih, tak ada waktu untuk berpikir licik, curang, atau dengki sekalipun.

11. Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas ialah bagian dari hati.

12. Jadikanlah setiap kritik bahkan penghinaan yang kita terima sebagai jalan untuk memperbaiki diri.

13. Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput kita, tapi kita tahu persis seberapa banyak bekal yang kita miliki untuk menghadapinya..


Sekarang udah banyak banget orang yang menggunakan smartphone Blackberry, banyak diantaranya karena fitur chat Blackberry Messenger. Nah karena segala macam spesies manusia dari yang profesional sampai gaptek menggunakan handphone pintar, bukan berarti penggunanya juga cukup pintar. Terkadang handphonenya jauh lebih smart daripada pemakainya.
Tapi kalau masalah teknis atau gaptek sih masih bisa dimaafkan, karena namanya teknologi selalu berkembang dan tidak semua orang bisa mengikutinya dengan baik. Tinggal giat berlatih dan minum Milo setiap hari, maka kamu tidak akan gaptek lagi.
Yang menurut MBDC termasuk pengguna “tidak cukup pintar” di luar hal teknis adalah orang yang menyalahgunakan fitur-fitur yang telah ada. Memakai fitur tersebut tidak sesuai kodratnya. Ini yang tidak bisa dimaafkan.
Inilah beberapa kesalahan fatal penggunaan Blackberry
1. Contact Name Menggunakan Karakter Alay
Ini bukan hanya menyebabkan kiamat visual, tidak enak dipandang mata, bikin mata sakit untuk ngebaca, tapi juga akan merepotkan kita kalau ingin mencari contact orang itu.
Misalnya nama kamu adalah Hans, lalu di BBM contact kamu ganti menjadi:
HΛņŞ
Atau kalau nama Donie menjadi
*.:*¨ ..:*•.‧::‧ ĐōЙÑΪ∑ ™ *.::**.:*¨
Kamu akan bikin repot orang yang mau search cepat dengan mengetikan huruf-huruf dari nama kamu itu. Dijamin tidak akan ketemu. Loh kenapa begitu?? Masih nanya?? Ya, karena huruf alay tidak termasuk di dalam keyboard QWERTY yang berisi huruf abjad manusia normal.
Yang musti kamu lakukan menghadapi situasi ini:
Rename contact dia yang berisi huruf alay dengan namanya sendiri yang kamu ketikkan secara normal.
2. Test Contact, No Need To Reply
Lagi enak-enak mau tidur, mata udah kriyep-kriyep tinggal mimpi… tiba-tiba bunyi “ping”, kamu langsung terjaga dan ngecheck BB kamu, disitu ada message berwarna ungu dengan tulisan:
Test contact, no need to reply. Tx
WTF?? Ganggu tidur gue aja lo! Mau pamer punya BB baru? Atau iseng cari perhatian aja biar orang jadi ngeh dan inget lagi kalau kamu eksis di dunia ini dan bisa dihubungi melalui contact BBM.
Bung, jaman sekarang teknologi sudah canggih. Kalau ganti handset Blackberry / ganti PIN, server Blackberry udah bisa melakukan hal sedemikian rupa sehingga kamu tidak perlu malem-malem ganggu orang lain dengan broadcast test contact no need to reply kamu itu yang sebenarnya tidak perlu.
Yang musti kamu lakukan menghadapi situasi ini:
Cuekin aja, atau kalau mau bales broadcastnya dengan “Oke test diterima, tapi untuk ke depannya jangan dilakukan lagi. Kenapa? Coba baca malesbanget.com supaya pikiran loe lebih terbuka!”.
3. Ganti Profile Pic Tiap Menit
Setiap kamu check recent updates, pasti selalu ada orang itu yang bertengger paling atas dengan status ‘changed display picture’. Foto-fotonya selalu berganti tiap beberapa menit. Dari foto liburan sama teman-temannya, foto lagi gendong bayi orang, foto refleksi diri cermin, foto sama ibunda tercinta, foto bersama anjingnya, dll.
Dalam 1 hari kita bisa tahu tentang perjalanan hidup dia selama ini hanya dari foto-fotonya saja. Kalau orangnya cewek cantik yah lumayan cuci mata seger liatin ganti-ganti foto, kali-kali aja ada yang nyelip lagi di pantai :)
Yang mesti kamu lakukan menghadapi situasi ini:
Tidak ada yang bisa kamu lakukan selain pasrah atau delete contact temen kamu itu.
4. Chatting Di Status Updates
MBDC yakin pasti kamu pernah melihat orang yang sahut-sahutan di status updates. Oke, kalau sekedar mengucapkan happy birthday atau selamat apa kepada orang lain sih gak masalah, tapi ini kalau sampe curhat!
Contoh situasinya seperti ini:
Donnie 18:20 changed status update: “I try my best, but failed. Why God??”
Hans 18:21 changed status update: “Keep the spirit my bro Donnie! Don’t give up!”
Donnie 18:24 changed status update: “@Hans: Thanks brother, you’re a true buddy…”
Hans 18:25 changed status update: “That’s what friends are for, bro Donnie.. support u always!”
MBDC 18:26 removing Donnie from contact list.
MBDC 18:26 removing Hans from contact list.
MBDC 18:27 changed status update: “Get a room, fags!”
Yang musti kamu lakukan menghadapi situasi ini:
Kalau di contact list kamu ternyata ada orang tipe seperti Hans dan Donnie ini, lebih baik kamu kurangi frekuensi ngecheck recent updates kamu. Kalau tetep nggak berhasil, bisa juga kamu bikin status updates yang menyindir orang yang chatting di status tersebut.
5. Broadcast Message Abuser
MBDC paling benci sama tipe ini. Tengah malem lagi santai mau tidur lagi tiba-tiba ada bunyi “ping”, terus kamu buru-buru check blackberry kamu, pas diliat ternyata ada message berwarna ungu, bertuliskan:
“Alkisah ada seorang ibu yang sangat sayang kepada anaknya, bla bla bla bla…. mohon teruskan cerita ini ke seluruh contact BBM kamu atau kamu akan menjadi orang paling berdosa sedunia”.
AAAARRRGRGGGHHH!!! Rasanya langsung mendingan bunuh diri saja atau bunuh orang yang mengirim broadcast itu. Ganggu aja sama yang nggak penting!
Atau dalam situasi yang lain, kamu lagi tengah-tengah nyetir, terus tiba-tiba suara “ping”, pas dibuka ada message berwarna ungu dengan tulisan:
“ADA GEMPA DI SUMATERA!! Potensi Tsunami! Tolong disebarluaskan kepada orang-orang supaya tau berita ini!”
Kamu jadi panik dong, terus penasaran bener apa nggak sih, tapi karena kamu lagi nyetir, jadi kamu tunda dulu cari informasinya. Eh nggak lama kemudian Blackberry kamu bunyi “ping” lagi, terus kamu ngecek ternyata ada message berwarna ungu lagi dari pengirim yang sama seperti sebelumnya, kali ini tulisannya:
“Maaf, berita yang tadi ternyata salah. Tidak terjadi apa-apa di Sumatera. Maaf ya. Tolong sebarkan berita ini supaya orang tau kalau yang tadi salah… “
Anjrit! Kaya gini emang ngeselin banget yah. Udah tau berita belum jelas atau masih hoax tapi udah langsung disebarluaskan. Untung kamu belum keburu ribet cari informasi atau nanya-nanya orang di sekitar kamu, yang ada kamu jadi ketularan keliatan gobloknya.
Tapi tiba-tiba 2 menit kemudian Blackberry kamu bunyi “ping” lagi, kamu buka, kali ini ada message berwarna ungu juga, tapi dari orang yang berbeda dengan pengirim sebelumnya. Tulisan messagenya:
“Tolong ya jangan broadcast berita nggak penting, sangat menggangu orang lain sekali. Kalau ada berita harus dipastikan dulu keakuratannya sebelum di broadcast ramai-ramai. Salam!”
Aararrrggghhhh nggak lama kemudian kamu mengambil bensin dan korek api, menyiram Blackberry kamu dengan bensin dan membakarnya dengan korek api sampai habis. Dan pada saat itu juga hati kamu rasanya jadi lebih lega…
Nah demikianlah. Apakah kamu juga pengguna BlackBerry? Jangan sampai berbuat kesalahan seperti yang sudah kita tulis di atas ya.

Arrahmah.com/Muslimahzone.com - Ibu Guru berkerudung rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan Syari'at Islam. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Ibu Guru berkata, "Saya punya permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus.
Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah "Penghapus!" Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, kian lama kian cepat.
Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah "Penghapus!", jika saya angkat penghapus, maka katakanlah "Kapur!". Dan permainan diulang kembali.
Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya.
"Anak-anak, begitulah ummat Islam. Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Namun kemudian, musuh musuh ummat Islam berupaya melalui berbagai cara, untuk menukarkan yang haq itu menjadi bathil, dan sebaliknya.
Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut, tetapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika."
"Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup, korupsi menjadi kebanggaan dan lain lain. Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya. Paham?" tanya Guru kepada murid-muridnya. "Paham Bu Guru"
"Baik permainan kedua," Ibu Guru melanjutkan. "Bu Guru ada Qur'an, Bu Guru akan meletakkannya di tengah karpet. Quran itu "dijaga" sekelilingnya oleh ummat yang dimisalkan karpet. Sekarang anak-anak berdiri di luar karpet.
Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada di tengah dan ditukar dengan buku lain, tanpa memijak karpet?" Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain, tetapi tak ada yang berhasil.
Akhirnya Sang Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an ditukarnya dengan buku filsafat materialisme. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet.
"Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya. Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kalian dengan terang-terangan. Karena tentu kalian akan menolaknya mentah-mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tetapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir, sehingga kalian tidak sadar. Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina pundasi yang kuat. Begitulah ummat Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau fondasinya dahulu. Lebih mudah hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dahulu, kursi dipindahkan dahulu, lemari dikeluarkan dahulu satu persatu, baru rumah dihancurkan…"
"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kalian. Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tetapi ia akan perlahan-lahan meletihkan kalian. Mulai dari perangai, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun kalian itu Muslim, tetapi kalian telah meninggalkan Syari'at Islam sedikit demi sedikit. Dan itulah yang mereka inginkan."
"Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Bu Guru?" tanya mereka. Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tetapi sekarang tidak lagi. Begitulah ummat Islam. Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tetapi kalau diserang serentak terang-terangan, baru mereka akan sadar, lalu mereka bangkit serentak. Selesailah pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdo'a dahulu sebelum pulang…"
Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya.
***
Ini semua adalah fenomena Ghazwu lFikri (perang pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh-musuh Islam. Allah berfirman dalam surat At Taubah yang artinya:
"Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, sedang Allah tidak mau selain menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir itu benci akan hal itu."(QS. At Taubah :32).
Musuh-musuh Islam berupaya dengan kata-kata yang membius ummat Islam untuk merusak aqidah ummat umumnya, khususnya generasi muda Muslim. Kata-kata membius itu disuntikkan sedikit demi sedikit melalui mas media, grafika dan elektronika, tulisan-tulisan dan talk show, hingga tak terasa.
Begitulah sikap musuh-musuh Islam. Lalu, bagaimana sikap kita…?
-Note From Brother Asep Juju-
 
Copyright © 2014 Budayakan Kebersamaan All Right Reserved
Designed by OddThemes