Rabu, 19 Agustus 2015

  1. Download software HTTrack untuk windows.
  2. Install dan ikuti petunjuknya hingga finish.
  3. Run HTTrack.
  4. Klik Next.
  5. Isikan Nama Proyek di Project.
  6. Standar penyimpanan proyek tersebut di C:\My Web site. Klik Next.
  7. Isikan alamat website yang akan dieksekusi.
  8. Lakukan setting limitasi dengan klik Set options. Bertujuan agar apa yang kita unduh terbatas pada web yang kita kehendaki saja. Kalau tidak dibatasi maka semua tautan web yang ada pada web tersebut terunduh semua, dan akan memakan waktu yang lama. Saran saya Maximum mirroring depth isikan 10, dan Maximum external depth isikan 0. Max transfer rate isikan semaksimal mungkin, agar proses cepat selesai. Kemudian klik OK. 
  9. Klik OK.
  10. Klik Finish.
  11. Setelah klik Finish, proses akan dimulai. Dan kalau sudah selesai, klik Exit.

Senin, 30 Maret 2015



Network Operating System (NOS) adalah sebuah sistem operasi yang dirancang untuk menangani jaringan. Network Operating System terkadang diinstal pada komputer server maupun pada computer client. Network Operating System ini juga ditujukan untuk melayani pengguna seperti HTTP Service, DNS Service, printer dan sebagainya.

Fitur-fitur yang ada pada Network Operating System :

  • Fitur keamanan
  • Layanan web
  • Basis Data
  • Jaringan akses
  • Metode penyimpanan data jaringan bagus
  • Tampilan mudah dimengerti (User Friendly).


Tugas umum yang terkait dengan sistem operasi jaringan seperti :

  • Administrasi pengguna.
  • Kegiatan pemeliharaan sistem seperti backup.
  • Tugas yang berhubungan dengan manajemen file.
  • Pemantauan keamanan pada semua sumber daya dalam jaringan.
  • Menetapkan prioritas untuk mencetak pekerjaan dalam jaringan.


Jumat, 29 Agustus 2014

Graphene adalah susunan 2D hexagonal lattice atom-atom carbon (berikatan kovalen dengan hibridisasi sp2). Merupakan material tertipis dan juga sangat kuat (karena ikatan kovalennya). Selain itu, keunikan graphene adalah pada sifat elektroniknya dimana terdapat Dirac point pada dispersi energi elektronnya. Pada Dirac point tersebut, massa efektif elektronnya adalah nol, disebut sebagai massless fermion. Sebagai konsekuensi teoretisnya, elektron dapat bergerak pada graphene dengan mobilitas yang sangat tinggi, tertinggi dibandingkan material lainnya. Material ini pun transparan secara optis di cahaya tampak. 

Kamis, 28 Agustus 2014

 Informatika adalah kumpulan disiplin sains dan rekayasa yang secara khusus menangani masalah transformasi atau pengolahan fakta berlambang (data atau informasi), dengan menggunakan fasilitas mesin otomatika (komputer). (sumber:  Buku Kurikulum IF-ITB)

Ciri yang paling dominan dari informatika :
1.       logika dan sistematika.
2.       Output tingkat tertinggi: mesin yang mampu melakukan semua yang dapat dilakukan oleh manusia.

Yang dipelajari di informatika :
1.       Pada intinya kuliah di Teknik Informatika adalah mendalami pembangunan perangkat lunak (software developing) untuk aplikasi.
2.       Bukan mempelajari “cara membuat komputer” (itu bidang Teknik Komputer)
3.       Bukan pula mempelajari cara menggunakan program atau bermain game.

Bidang-bidang Informatika :
1. Basis Data(Database)
2. Rekayasa Perangkat Lunak(Software Engineering)
3. Jaringan Komputer(Networking)a
4. Grafika Komputer
5. Kecerdasan buatan(artifical intelligence)
6. Pengolahan citra
7. Komputasi
8. Sistem Informasi
9. Temu-kembali informasi(information retrieval)

Profesi Lulusan Informatika :
1. Software Developer
2. Software Maintenancer
3. Software Quality Controller
4. Networking
5. System Analyst
6. IT Support
7. Software  Engineer
8. DBA(Database Administrator)
9. Software Architect
10. Technical Consultant/Consultant IT
11. User Interface Designer
12. Web Master
13. Peneliti

14. Dosen


Tidak ada standar definisi tunggal dari big data

1   1.  "Big Data" adalah data yang skala, keragaman, dan kompleksitas memerlukan arsitektur baru, teknik, algoritma, dan analisis untuk mengelola dan nilai ekstrak dan pengetahuan tersembunyi.
2   2.     Teknologi baru pengelolaan informasi. Saat ini kita mengenal relational data store dan warehouse yang digunakan banyak perusahaan untuk mendapatkan informasi, melakukan analisis, dan prediksi dari data-data yang mereka miliki.


Ada data bervolume besar di dunia:


  • Dari awal waktu direkam hingga tahun
  • Diciptakan 5 miliar gigabytes (exabyte) data.
  • Pada tahun 2011, jumlah yang sama diciptakan setiap dua hari
  • Pada 2013, jumlah data yang sama dibuat setiap 10 menit.

Big Data mencakup tiga dimensi dan ini karakteristik Big Data :  
 
Volume (skala)

  • 44x meningkat dari 2009 2020
  • 800,000 petabyte pada tahun 2000 dan diperkirakan untuk tahun 2020 sebesar 35 zettabytes
  • Volume data meningkat secara eksponensial

Velocity (kecepatan)

  • Data yang dihasilkan mulai cepat dan perlu untuk diproses cepat
  • Terkadang 2 menit terlambat. Untuk proses waktu yang singkat seperti penangkapan penipuan

.
Variety (berbagai)
  • Format Berbagai, jenis, dan struktur
  • Teks, angka, gambar, audio, video, urutan, time series, data yang media sosial.
  • Data statis vs data streaming
  • Sebuah aplikasi tunggal dapat menghasilkan / mengumpulkan berbagai jenis data

Minggu, 20 Januari 2013

KETIKA aku ingin hidup KAYA, Aku lupa bahwa hidup adalah KEKAYAAN.

KETIKA aku takut MEMBERI, Aku lupa bahwa semua yang aku miliki adalah PEMBERIAN.

KETIKA aku ingin jadi yang TERKUAT, Aku lupa bahwa dalam KELEMAHAN, Allah memberi aku KEKUATAN.

KETIKA aku takut RUGI, Aku lupa bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN.

HIDUP ini sangatlah INDAH, Jika MENSYUKURI apa yang sudah ada.

Adakalanya yang TERINDAH bukanlah yang TERBAIK,

Yang SEMPURNA tidak menjanjikan KEBAHAGIAAN.

Tetapi ketika kita mampu dan mau MENERIMA semua KEKURANGAN dan KELEBIHAN.

Itulah KEBAHAGIAAN.

Jika SENDIRI jangan merasa SEPI... Ada Allah yang MENGAWASI.

Jika SEDIH jangan PENDAM dalam HATI... Ada Allah tempat BER-DOA.

Jika MARAH jangan FIKIR dalam HATI... Ada Allah tempat menenangkan Diri...

Jika SUSAH jangan MERASA PILU... Ada Allah tempat MENGADU...

Jika GAGAL jangan BERPUTUS ASA... Ada Allah tempat MEMINTA...

Jika BAHAGIA jangan menjadi LUPA... Pada Allah tempat BERSYUKUR...

Minggu, 16 Desember 2012


REPUBLIKA.CO.ID, ‘’Apa tujuan hidup di dunia ini?’’

Pertanyaan yang terus berkecamuk dalam hati Abdul Raheem Green itu telah mengantarkannya pada sebuah pencarian spiritual. Bagi sebagian orang, manusia hidup untuk menjadi kaya. Namun, Green tahu itu bukanlah jawaban yang sebenarnya.

‘’Benarkah menjadi kaya akan membuat seorang bahagia?
’’ tanyanya dalam hati.

Ternyata kekayaan tak berbanding lurus dengan kebahagiaan. Banyak orang kaya di dunia ini, tapi mereka tak merasakan kebahagiaan. Tak mudah bagi Green untuk menemukan jawaban tentang tujuan hidup di dunia ini.

Ia mencari jawaban atas pertanyaannya melalui jalur spiritual. Ia sempat berganti-ganti agama untuk mendapatkan jawabannya. Namun, beberapa agama yang sempat disinggahinya tak mampu memberikan jawaban. Di akhir pencariaannya, ia berkenalan dengan Islam.

Hati Green pun terpikat kepada Islam. Agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW itu mampu memberinya jawaban atas pertanyaan yang selalu mengusik kehidupannya. Lantas bagaimanakah Islam menjawab pertanyaan seorang pria bernama Green?

Green terlahir dalam sebuah keluarga yang menganut Katholik Roma. Keluarganya sangat patuh terhadap ajaran agama. Ayahnya seorang tentara dan ibunya adalah seorang polisi di salah satu kota di Inggris.

Kedua orangtuanya bersepakat untuk membesarkan buah hatinya dengan agama nilai-nilai agama. Mereka memasukkan Green ke sekolah asrama Katholik. Sekolah asrama itu cukup terkenal di Inggris. Green pun cukup senang belajar di sekolah tersebut.

Selain menimba pelajaran umum, Green dan murid-murid lainnya harus mengikuti pelajaran, agama seperti membaca Alkitab dan sejarah-sejarah Kristen. Awalnya, tidak ada masalah yang berarti bagi Green ketika belajar di sekolah asrama Katholik itu. Semua mulai berubah, ketika ia berpikir tentang Tuhannya, Yesus.

Green berpendapat sosok Tuhan tidak mungkin bisa mati. Ia juga berpikir bagaimana mungkin seorang Tuhan memiliki seorang ibu. “Kalau Tuhan memiliki ibu, maka ibunya adalah Tuhan dari Tuhan,” pikirnya. Hal ini mengganjal terus hingga ia dewasa.

Ia tidak dapat menerima kenyataan itu. Lalu, Green berusaha mencari tahu mengapa Tuhan memiliki seorang ibu. Akan tetapi, ia tidak menemukan jawaban atas pertanyaannya itu. Orang-orang yang ia tanya tidak dapat menjawabnya.

Mereka hanya meminta Green untuk mempercayai dan mendengarkan apa yang diajarkan padanya. Namun, rasa ingin tahunya lebih besar daripada rasa takutnya. Green tidak mau menyerah. ‘’Apabila orang lain tidak dapat menjawabnya, maka aku akan mencari sendiri jawabannya,’’ ujar Green.

Ketika usianya semakin beranjak dewasa, pertanyaan lain muncul dalam hidupnya. ‘’Apakah yang menjadi tujuan dalam hidup ini? Apakah hidup itu hanya seperti memiliki pekerjaan bagus, hidup yang normal dan indah serta uang yang banyak? Apakah kehidupan itu seperti itu? Lalu bagaimana dengan kematian?’’

Ia amat yakin sekali bahwa kehidupan yang dijalaninya tak semata untuk mengumpulkan uang, memiliki keluarga, dan menjalani kehidupan monoton sepertu yang banyak dilakukan orang sekarang. Green meyakini ada sesuatu yang lebih dari itu.

Karena tidak menemukan jawabannya dalam Katolik yang dianutnya sejak lahir, Green mencoba mencarinya dalam agama Buddha. Ia mencari tentang kehidupan di agama Shidarta Gautama itu.

Green mempelajari banyak hal dalam Buddha. Meskipun banyak orang menganggap Buddha bukanlah sebuah agama, ia menemukan banyak nilai-nilai positif di dalamnya. Akan tetapi ia tidak menemukan adanya Tuhan dalam agama tersebut. “Meski begitu, saya tetap mempercayai adanya Tuhan, karena saya tahu Dia ada,” kata Green.

Buddha mengajarkan bahwa hidup itu adalah penderitaan. Manusia harus mencari jalan keluar sendiri untuk melepaskan diri dari penderitaan dan mencapai nirwana. Green merasa hal ini tidaklah sesuai dengan hatinya. Memang, ia menemukan banyak ajaran-ajaran baik dalam Buddha.

Tapi kalau hidup yang penuh penderitaan? Green harus berpikir ulang. Ajaran Buddha tidak lagi membuat perasaannya tenang dan Green tidak menemukan jawaban dari pertanyaan fundamentalnya: ‘’Mengapa manusia ada di bumi?’’

Tak puas dengan apa yang ia dapatkan di ajaran agama lain, Green sempat memutuskan untuk membuat agamanya sendiri. Ia mengombinasikan agama-agama dan filosofi yang ia pelajari selama ini menjadi satu dan membuatnya menjadi ‘agama Green’.

“Dan masa-masa itu menjadi pengalaman spiritual terburuk dalam hidup saya,” kenangnya.

Karena tidak menemukan kebenaran juga, Green mulai berpikir mungkin memang tidak ada agama yang benar di dunia ini. Mungkin semuanya memang seperti ini adanya dan ia harus menerima itu. Barangkali di dunia ini tidak ada jawaban yang dapat membuatnya paham mengenai apa yang harus manusia lakukan di dunia dan apa tujuan manusia dilahirkan.

Sempat ia hampir menerima kenyataan bahwa tujuan dalam hidup ini hanyalah mencari uang dan menumpuk kekayaan. Masalahnya, Green bukanlah kaya dan dia belum cukup kaya untuk mencapai ‘tujuan hidup’ yang ia maksud. Ia harus banyak belajar dari orang-orang yang bisa menghasilkan banyak uang.

Ia mengetahui orang Arab sangatlah kaya karena minyak yang dihasilkannya. “Mereka tinggal mengatakan Allahuakbar, lalu uang muncul di depan mereka. Semudah itu,” kata dia.

Terpikir pula olehnya agama yang dianut orang-orang Arab, yakni Islam. Agama ini belum pernah disentuh Green sebelumnya. Karena penasaran, akhirnya Green mempelajari terlebih dahulu agama yang berasal dari Timur Tengah ini, sebelum ia memutuskan untuk menjadi kaya.

Green membeli sebuah terjemahan Alquran di toko buku dan membacanya. Green membacanya berkali-kali dan menemukan ada yang tidak biasa dalam buku tersebut. Green merasa buku ini tidak ditulis oleh sembarang orang. Dari situ Green mulai mempelajari tentang Islam.

Perlahan-lahan ia mulai menyadari bahwa Islam adalah agama yang menjawab semua pertanyaannya. Islam memberinya pedoman dalam kehidupan dan memberikan cahaya pada setiap jalan yang ia tempuh.

Islam juga menjawab pertanyaan Green mengenai Tuhan. Tuhan adalah satu dan ia tidak memiliki ibu juga tidak mati. Tuhan adalah pencipta seluruh alam dan melalui para nabi Tuhan menyampaikan apa yang perlu manusia lakukan di dunia dan apa yang tidak boleh mereka lakukan.

“Saya menyadari buku ini berasal dari Tuhan. Dia telah memberikan jawaban atas pertanyaan saya selama ini.” Ia juga menemukan jawaban atas tujuan hidup di dunia ini, yakni untuk beribadah dan menyembang Sang Khalik, demi mendapat kehidupan yang abadi di Hari Akhir.

Kini, Green berkhidmat dalam Islam. Ia mempelajari Islam dan menyebarkannya. Dakwah adalah jalan hidupnya.
 
Copyright © 2014 Budayakan Kebersamaan All Right Reserved
Designed by OddThemes